Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Archive for the tag “Buku”

Bookcrossing Yuk!


Bookcrossing itu semacam pertukaran buku atau saling pinjam buku dengan orang lain. Bisa juga disebut buku berjalan, buku yang berpindah dari satu pembaca ke pembaca lainnya. Sebenarnya konsep bookcrossing sudah lama berjalan di luar negeri. Bahkan ada situs yang memfasilitasi kegiatan ini, yaitu Bookcrossing.com. Hampir sama dengan postcrossing yang saling bertukar kartu pos dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia. Hanya bedanya pada benda yang dipertukarkan saja.

Konsep inilah yang diusung oleh salah satu bookstagram @RachaelsLibrary yang membuat semacam bookcrossing di instagram dengan buku-buku koleksi pribadinya. Siapapun boleh ikut meminjam buku-bukunya dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang diberlakukan, dan juga bisa meminjamkan buku-buku milik sendiri untuk dipinjamkan ke teman-teman yang lainnya. Berikut saya tuliskan beberapa ketentuan yang saya rangkum sendiri :

  1. Siapa saja bisa meminjam buku dan meminjami bukunya (domisili Indonesia)
  2. Peminjam tidak dikenakan biaya untuk meminjam buku
  3. Ongkos kirim dibebankan kepada peminjam
  4. Peminjam boleh meminjam maksimal 2 buku
  5. Lama peminjaman max 1 bulan jika ada yang antri untuk meminjam, selama belum ada peminjam berikutnya buku bisa disimpan terlebih dahulu sampai ada peminjam yang baru.
  6. Peminjam wajib follow akun @RachaelsLibrary dan memposting buku yang dipinjam dan mentag akun tersebut, hal ini untuk memudahkan melacak buku-buku yang dipinjam.
  7. Jika ingin meminjam buku yang lain, harus menunggu sampai buku yang dipinjam sebelumnya sudah berpindah tangan ke pembaca yang lain.

Kurang lebih seperti itulah ketentuannya, ini bookcrossing yang saya ikuti di instagram. Saya sendiri sudah meminjam untuk pertama kali dan sekaligus dua buku, setiap buku ditempel sticker khusus yang menandakan bahwa buku itu adalh buku bookcrossing, seperti gambar di atas. Buku yang saya pinjam adalah Perfect Pain karya Anggun Prameswari, saya tertarik meminjam buku ini pertama karena judulnya dan kedua karena saya ingin kenal dengan karya Anggun karena saya belum pernah baca karyanya sebelumnya. Dan setelah membacanya, saya benar-benar puas bacanya (nanti saya review deh). Buku pilihan saya yang kedua adalah Mimi Lan Mintuna karya Remy Silado, alasan pertama karena saya memang penyuka karya-karya beliau dan saya baru punya dua bukunya yang lain (MataHari dan Boulevard de Clichy). Buku ini belum saya baca karena masih sedang baca buku yang lain dulu (kebanyakan TBR hehe).

Bagi saya konsep seperti ini bagus sekali salah satunya untuk meningkatkan minat baca dan sekaligus lebih membudayakan membaca buku. Jika ada yang berminat untuk ikutan boleh banget loh langsung cek IGnya saja ya. Mari budayakan membaca, tularkan virusnya yaa πŸ˜€

-fitrianelestari-

 

 

Surat Pendek Untuk Calon Bukuku


Untuk Calon Bukuku,

Surat ini singkat saja. Tunggulah aku dengan sabar. Semoga akan datang waktu dimana aku mewujudkanmu menjadi nyata.

 

Salam Penulismu

‘Ne

 

Waktu Ku Membaca Buku


Sebagai seorang yang suka sekali baca buku, tentu tidak mudah menjaga lapar mata untuk tidak membeli buku πŸ˜€ (saya yakin banyak yang seperti itu, hehe). Belakangan banyak sekali buku-buku yang keluar dan membaca referensinya tidak sedikit yang layak untuk dibeli. Tapi, menimbang dan mengingat saya sedang memprioritaskan ke kebutuhan kehamilan dan cabay (calon bayi) saya sangat menahan diri untuk tidak membeli semua buku yang saya inginkan. Saya tidak mau membeli buku dari jatah yang diberikan si Partner, karena sekarang buku bukan kebutuhan pokok jadi saya usahakan dari dana sendiri. Apalagi masih ada beberapa buku yang saya beli borongan dan ada yang belum dibaca :mrgreen:

Untuk urusan baca membaca, sepertinya reading challenge yang saya buat di Goodreads (bisa dilirik di sidebar) dari target untuk bisa tembus baca 50 judul buku tidak akan kesampaian. Tapi memang ada beberapa buku juga yang sudah selesai saya baca dan di goodreads tidak ada judul buku tersebut jadi tidak bisa dimasukkan ke reading challenge. Ada juga beberapa judul bukuΒ  yang sedang saya baca dan belum selesai dengan berbagai alasan, entah itu karena bukunya yang terlalu tebal sedangkan waktu baca hanya sedikit, atau keburu bosan dengan isi bukunya jadi saya tidak tuntas membacanya.

Waktu saya untuk membaca buku sudah berkurang, karenanya saya selalu bawa buku kemana-mana, biar pas ada sedikit waktu saya bisa baca sedikit-sedikit. Misal, saat saya datang ke kantor lebih pagi dari teman-teman yang lain dan kantor belum buka, saya akan menunggu sembari membaca buku. Paling sering ada waktu memang saat-saat menunggu, kadang juga sembari menunggu Si partner pulang, atau pas Si Partner ada acara sendiri di luar saya bisa baca buku. Bukan berarti dia melarang saya membaca buku, tapi saya yang memang tidak ingin menyia-nyiakan kebersamaan, karena seharian kita sama-sama sibuk kerja. Pokoknya bawa saja buku jadi kalau pas ada kesempatan baca ya bacalah, karena kita sering sekali melakukan kegiatan menunggu :mrgreen:

Sepertinya pola saya untuk membaca buku masih akan bertahan dengan memanfaatkan waktu menunggu πŸ™‚

 

‘Ne..

-Takkan bosan kau menunggu jika membawa buku πŸ˜‰

 

Random 2012 (Buku, Buku dan Buku)


Setelah kemarin saya posting tentang perjalanan saya di 2012, hari ini saya ingin memposting tentang buku dan film. Kalau bicara soal Film dan Buku, dua-duanya saya suka pake banget πŸ˜€

Tahun ini tidak banyak buku yang saya beli, dalam kurun waktu satu tahun saya hanya beli 8 buku saja. Penurunan yang sangat tajam dibandingkan dulu-dulu hehe. Yah makin ke sini makin banyak kebutuhan yang harus didahulukan, skala prioritas udah kepake banget sekarang ini.

Buku yang saya beli di antaranya Partikel dari Dee, buku ini merupakan lanjutan dari serial Supernova, saya memang ngefans banget dengan Dee dan Supernovanya. Delapan tahun nungguin lanjutannya keluar, mudah-mudahan episode selanjutnya tidak terlalu lama.

Buku yang lainnya dari penulis favorit juga selain Dee, yaitu Ayu Utami, buku yang saya beli judulnya Lalita. Lalita ini buku kedua dari serial Bilangan Fu dan yang pertama adalah Manjali dan Cakrabhirawa, kata penulisnya di salah satu tweetnya, Serial bilangan Fu ini akan dibuat sampai 12 buku. Wow kebayang sampai punya anak nih saya ngikutinnya hehe.

Ada juga bukunya penulis muda berbakat, Farida Susanty judul bukunya Karena Kita Tidak Saling Kenal asli kumpulan cerpen ini keren banget dan temanya juga unik, yaitu tentang orang asing. Saya sampai memberi empat bintang di Goodreads untuk buku ini.

Lalu ada juga bukunya Remy Silado yang berjudul Mata Hari nah untuk buku ini saya belum selesai membacanya :mrgreen: kayaknya sih nyampe tahun depan nih, tebel banget seperti biasa bukunya Remy Silado yang lain selalu tebal.

Dua buku milik Dewie Sekar juga saya beli, Perang Bintang dan Zona @Last yang merupakan buku trilogi tapi saya nggak beli yang pertama. Buku ini tidak terlalu berkesan tapi lumayan oke untuk dibaca. Saya memberinya dua bintang saja untuk Zona @Last di Goodreads πŸ™‚

Dan untuk buku-buku yang lainnya ada Rahasia Anak Indigo dan juga Intuisi ini memang buku psikologi, saya lagi suka aja baca psikologi yang berhubungan dengan anak. Dunia anak belakangan membuat saya tertrik, penasaran mempelajari mereka dan ingin menyelami dunianya.

Hmm kalau dipikir-pikir saya ini termasuk pembaca yang cinta karya sastra dalam negeri, soalnya dilihat-lihat buku yang saya beli kebanyakan memang dari penulis dalam negeri dan kebanyakan juga perempuan. Ada banyak lho buku yang saya beli bukan dari penulis terkenal tapi ternyata karya mereka benar-benar bagus. Rasanya wow aja bisa menemukan buku bagus meski bukan dari penulis terkenal. Saran saya baca referensinya/sinopsisnya atau bisa juga bacalah dulu beberapa halaman sebelum membelinya, biasanya kalau di Gramedia saya baca-baca dulu. Jadi bisa menilai bagus atau tidaknya buku yang akan kita beli.

Selain buku di atas ada satu yang kayaknya akan saya beli di penghujung tahun ini, buku dari penulis favorite saya juga Fahd Djibran yang judulnya Perjalanan Rasa. Sebenernya pas pre order untuk buku yang bertandatangan saya udah pesen tapi ternyata data saya kurang lengkap jadi saya nggak jadi dapet deh itu buku. Buku ini sebagian di ambil dari tulisan-tulisan yang ada di webnya Fahd Djibran jadi beberapa memang sudah ada yang saya baca. Saat survey untuk pemilihan warna cover buku juga saya ikutan memilih, Merah dan seneng pas dicetak warna yang terpilih memang Merah πŸ˜€ *segitunya sih Ne*

image

Nah bagus kan covernya? gambarnya saya ambil dari bukukita dot com.

Kayaknya sekian dulu ya postingan Random 2012 saya tentang buku, lanjut lagi besok dengan tema film πŸ˜€ Selamat berakhir pekan dan selamat jalan-jalan juga semoga menyenangkan πŸ˜€

‘Ne
-yang belum bosan untuk membaca buku..

Post Navigation