8 Comments

[Review] Rumah Kertas


 

Judul Buku : Rumah Kertas
Judul Asli : La casa de papel

Penulis : Carlos Maria Dominguez

Penerjemah : Ronny Agustinus

Cetakan kedua, Oktober 2016

ISBN : 978-979-1260-62-6

Penerbit : Marjin Kiri

Blurb:

Seorang profesor sastra di Universitas Cambridge, Inggris, tewas ditabrak mobil saat sedang membaca buku. Rekannya mendapati sebuah buku aneh dikirim ke alamatnya tanpa sempat ia terima : sebuah terjemahan berbahasa Spanyol dari karya Joseph Conrad yang dipenuhi serpihan-serpihan semen kering dan dikirim dengan cap pos Uruguay. Penyelidikan tentang asal usul buku aneh itu membawanya (dan membawa pembaca) memasuki semesta para pecinta buku, dengan berbagai ragam keunikan dan kegilaannya!

Buku mengubah takdir hidup orang-orang. (Hal 1)

Seorang profesor dan dosen di Universitas Cambridge bernama Bluma Lennon meninggal dunia karena di tabrak mobil saat sedang membaca buku puisi karya Emily Dickinson.

Tokoh Aku, menggantikan posisi Bluma di Universitas tersebut. Suatu hari dia mendapati sebuah paket yang ditujukan untuk profesor Bluma. Ternyata paket itu berisi sebuah buku, yang sampulnya penuh dengan debu dan serpihan semen yang menempel pada bukunya.

Berawal dari buku itulah petualangan tokoh Aku dimulai, untuk menelusuri dari mana dan siapa pengirim buku tersebut. Dalam perjalanannya dia bertemu dengan bibliofil dengan segala kegilaannya.

Ada dua golongan bibliofil : pertama, kolektor yang mengumpulkan buku-buku langka hanya untuk pajangan tanpa dibaca. Kedua, kutu buku atau pecinta buku tulen yang rela mengeluarkan uang untuk mengoleksi atau membangun perpustakaan pribadi dan membaca semua bukunya.

Membaca buku ini seperti ikut merasakan apa yang mereka (bibliofil) rasakan. Bagaimana kecintaan terhadap buku membuat seseorang rela menghabiskan uangnya demi bisa membeli buku yang diinginkan.

Ada yang mati gara2 buku, ada yang lumpuh karena kejatuhan tumpukan koleksi bukunya, bahkan ada yang patah kaki karena jatuh saat hendak mengambil buku di rak perpustakaan pribadinya.

Mirisnya, buku-buku yang diagungkan, didapatkan dan dijaga dengan segala cara harus berakhir dengan tragis.

Agak sedikit tersindir dengan membaca buku ini hehe. Kadang kita memang terlalu berlebihan dengan buku-buku yang dimiliki. Lebih posesif atau tepatnya protektif dalam menjaganya. Tapi juga menjadi semacam hiburan saat memandangi rak buku yang penuh dengan buku.

Saya pribadi merasa masih dalam batas kewajaran, membeli dan membaca buku. Kadang prinsipnya beli dulu baru baca kemudian. Terutama saat bazar buku yang penting beli dulu mumpung murah daripada menyesal karena gak jadi beli. Akhirnya tumpukan tbr makin banyak, kadang sampai lupa juga belinya kapan tapi belum dibaca, beberapa masih bersegel juga. Tapi selalu lapar mata saat melihat deretan buku baru. Untungnya sekarang agak berkurang, minimal sebulan satu buku deh.

Menjaganya pun secukupnya, memberinya sampul dan pembatas buku. Tapi saya paling tidak suka jika ada yang membaca buku dengan melipat halaman sebagai penanda. Makanya saat ada yang hendak meminjam bukunya saya sisipkan bookmark jika di dalam bukunya belum ada bookmark bawaan. Dan tak lupa menitipkan pesan untuk jangan melipat halaman saat membacanya.

Wajarkan itu? Hehe. Jadi, kalian masuk golongan yang mana?

Advertisements

8 comments on “[Review] Rumah Kertas

  1. Jika Bang Ical suda bilang β€œAda bibliofil ketiga: Mereka yang mengumpulkan buku dan mengajak, mengampanye, dan mengorganisasi orang-orang untuk membaca bersama-sama πŸ˜ƒβ€ Maka saya masuk ke bibliofil keempat yang merupakan rangkuman ketiganya hahah πŸ˜€

  2. ich akuuu dooonggg, ga pernah ngizinin siapapun minjam novel2ku,wkwkwkwk..
    mbak ne’ posting rak bukunya dooong. Seberapa banyak koleksi bukunya πŸ˜‰ #RayaChallenge

  3. Aku bahkan gak kasih pinjam bukuku karena banyak yg gak balik hehe

  4. Ada bibliofil ketiga:
    Mereka yang mengumpulkan buku dan mengajak, mengampanye, dan mengorganisasi orang-orang untuk membaca bersama-sama πŸ˜ƒ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: