Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Nyesek? Curhatin aja..


wp-1488525779041.jpegJudulnya semacam psikiater saja menerima curhatan hehe. Saya bukan psikiater pun bukan lulusan ilmu psikologi, tapi saya hanya pendengar bagi mereka yang ingin curhat, terutama sahabat. Bukan sekali dua kali atau satu dua temen, sedari dulu sudah banyak yang sering curhat ke saya. Dari masalah-masalah kecil sampai permasalahan rumah tangga.

Tidak sedikit dari kisah-kisah yang dicurhatkan itu begitu memilukan, membuat saya yang tidak mengalaminya ikut merasakan. Mungkin salah satunya karena saya tipe orang yang mudah sekali berempati sehingga mereka merasa nyaman bercerita. Ada yang bilang saya lebih bijak, tapi menurut saya itu karena saya mencoba untuk selalu berpikir positif, kata bijak rasanya terlalu tinggi.

Ada yang bilang karena saya hobi baca buku dan suka menulis, bisa jadi ada benarnya juga. Saya pernah baca biasanya orang yang suka membaca akan memiliki rasa empati yang lebih tinggi. Dan lagi dari seringnya membaca kisah-kisah dalam sebuah buku akan menambah pengetahuan dan juga solusi-solusi yang dipelajari dengan sendirinya. Karena sebenernya permasalahan manusia itu meski kompleks dan personal tergantung masalahnya masing-masing, tapi banyak juga yang mengalaminya hampir sama dan seringkali ada di kisah-kisah dalam buku.

Ada juga yang dengan sengaja curhat karena ingin kisahnya dituliskan menjadi sebuah cerita. Memang sih tak jarang saya menulis cerita berdasarkan kisah orang lain, tapi bukan berarti saya membuka aib orang tersebut. Saya hanya mengambil kisahnya saja dan tidak secara utuh, berbeda dengan yang ingin kisahnya dibuatkan cerita. Ada juga yang curhat hanya karena ingin di dengarkan, hanya ingin mengeluarkan segala uneg-unegnya, ada juga yang bertanya tentang pendapat.

Kenapa saya mau dicurhatin? tidak dipungkiri karena saya menyukai sebuah kisah, berbeda orang beda juga kisahnya. Seperti membaca sebuah buku dan yang pasti di dalamnya selalu menjadi pelajaran untuk saya sendiri. Selain itu tentu saja karena saya ingin sedikit membantu meski tidak banyak, cukup hanya menjadi pendengar dan memberikan pendapat jika diminta. Saya kira itu sudah cukup untuk sedikit meringankan apa yang menyesakkan mereka. Jika pada akhirnya masalah mereka terselesaikan dan bisa kembali berbahagia, itu juga sebuah kebahagiaan buat saya. Senang rasanya ketika bisa melihat mereka mampu menghadapi masalahnya dengan kuat dan pada akhirnya bisa move on dan melanjutkan hidup dengan lebih baik.

Jadi ada yang mau curhat? boleh banget hehe.

_fitrianelestari_

 

Advertisements

Single Post Navigation

9 thoughts on “Nyesek? Curhatin aja..

  1. aku sering orang ngajak curhat. tapi dengarin aja dan bingung nanggapinnya apahhh…. Hanya hahaha hehehe selanjutnya.

  2. jadi tempat curhat seru, giliran butuh teman curhat …biasanya mikir 7x…takut ketauan ‘lemahnya’ hehe

  3. Jadi inget pernah baca berita, di stasiun bawah tanah New York ada 1 anak yang buka sesi “Silakan Curhat” buat orang-orang yang lalu-lalang setiap harinya. Dan ‘pasiennya’ nggak disangka ternyata buanyaaaak hehehe. :))

    Mampir2 juga ya, Kak….
    http://www.iamandyna.com

  4. Terkadang kita bisa ngambil hikmah dari perjalanan orang lain…
    Ya anggap saja dapat pengalaman yang kita tidak pernah mengalaminya…

  5. Punya keunikan sendiri, menjadi seorang “keranjang sampah”. Kadang sampah yang dibuang ke kita bisa didaur-ulang jadi karya kita sendiri πŸ˜ƒ

    Tapi seorang “keranjang sampah” mesti punya keranjang sampah yang lain πŸ˜…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: