Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Pergi Untuk Kerja, Pulang Untuk Cinta


Pagi ini seperti biasa saya berangkat ke kantor yang meski dekat sekali tapi tetap saja saya diantar. Kalau tidak bareng si partner sekalian dia berangkat kerja ya diantar sama Kakak. Kebetulan hari ini saya berangkat kerja barengan sama kakak saya, berhubung jalanan yang lumayan padat merayap kita pun jalannya tidak bisa cepat. Dalam perjalanan tadi di depan kami ada sebuah sepeda motor dua orang perempuan berboncengan. Tidak ada yang aneh sebenarnya dengan mereka, tapi yang membuat saya lebih perhatian adalah sticker yang menempel di sepeda motor mereka. Tulisan di sticker itulah yang sekarang menjadi judul pada postingan saya ini.

Pergi Untuk Kerja, Pulang Untuk Cinta

Kebanyakan dari kita yang bekerja memang setiap pagi pasti pergi untuk bekerja apapun pekerjaannya. Saya kira berangkat kerja pun tetap dengan perasaan cinta pada keluarga, yang kita jadikan motivasi untuk tetap semangat menjalankan segala rutinitas pekerjaan yang sepertinya tidak pernah ada habisnya di kantor. Ketika kita sudah berkomitmen dengan sebuah perusahaan, berangkat kerja itu sudah kewajiban jadi meski malas, jenuh ataupun enggan mau tidak mau kita tetap harus pergi kerja, sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang sudah kita sepakati dengan perusahaan.

Pun sebaliknya, kalau sudah di rumah ya berusaha untuk memaksimalkan waktu bareng keluarga, kalau tidak terpaksa sekali tidak perlu membawa pekerjaan sampai ke rumah. Kasihan juga yang di rumah, sudah ditinggal kerja saat pulang pun bawa kerjaan juga. Saya sendiri berusaha demikian, hehe. Tapi memang saat pulang kerumah rasanya segala penat dan lelah terbayar sudah๐Ÿ˜€

Jadi, pergi untuk kerja karena tanggungjawab pada perusahaan dan pulang untuk cinta (keluarga) dengan menghabiskan waktu yang berkualitas dengan keluarga๐Ÿ™‚

 

‘Ne

-catatan ringan di sela makan siang๐Ÿ™‚

 

Single Post Navigation

9 thoughts on “Pergi Untuk Kerja, Pulang Untuk Cinta

  1. Kena sekali stickernya, soalnya zaman sekarang sepertinya banyak yang lupa kalau rumah itu markas cinta.๐Ÿ™‚

  2. Saya dan istri sepakat untuk tidak membawa pekerjaan kantor ke rumah, kecuali untuk hal-hal yang memang tidak bisa ditunda lagi. Bagaimanapun semua ada waktu dan tempatnya, jangan dicampur adukkan.

  3. sip.. jangan sampai saat pulangnya hanya membawa sisa-sisa semangat ya mba : D

  4. sepertinya saya pernah lihat stiker dengan tulisan seperti itu. cuma beda satu kata. mungkin juga saya yang salah lihat atau ingat… tulisannya berbunyi :

    pergi karena harta, pulang karena cinta

    http://jampang.wordpress.com/2013/10/15/pergi-karena-harta-pulang-karena-cinta/

  5. setuju ne,,
    kalau dirumah,,
    gak tega rasanya tetap kerjaa,,
    kasian orang rumah,,
    udah seharian ditinggal,, sekalinya ada dirumah masih ngurusin kerja,,

    aku mending lembur sampai malam,,tapi dirumah gak ngapa2in
    ketimbang mesti kerja dirumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: