Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Tersesat Untuk Menemukan Yang Tepat


~Barangkali, kita harusmerasakan tersesat lebih dulu untuk menemukan jalan yang tepat~ (‘Ne, 30 Juni 2013)

Kalimat di atas tiba-tiba saja terlintas saat saya sedang dalam perjalanan ke Djokdjakarta tgl 30 Juni 2013 yang lalu. Saya ini termasuk penikmat perjalanan, jadi bisa saja kalimat itu terlintas saat saya melamun. Bersyukur juga perjalanan dengan kendaraan apapun tidak membuat saya mabuk, mungkin karena saya menikmati perjalan tersebut.

Kembali pada quote di atas, maksud saya begini. Kadang dalam perjalanan hidup kita tak luput dari kesalahan untuk memilih, kesalahan untuk mengambil jalan mana yang akan kita tempuh. Setiap orang pasti memiliki tujuan hidup masing-masing dan jalan mana yang harus dipilih tentu hanya si pemilik tujuan tersebut yang tahu. Tapi, terkadang dalam praktiknya bahkan si pemilik tujuan bisa jadi salah jalan, yang akhirnya membuat dia tersesat dalam labirin tak berujung. Masih beruntung jika bisa keluar dan meneruskan perjalanan kembali, kalau terjebak selamanya gimana? ya sayang sekali.

Nah begitu juga soal jodoh, ada beberapa orang yang beruntung langsung menemukan yang tepat dan ada juga yang harus mengalami “tersesat” sampai kemudian bertemu orang yang tepat. Saya tidak mau menggunakan istilah terbaik atau bukan yang terbaik, karena bisa jadi orang yang pernah menjadi pasangan kita (pacaran, tunangan atau menikah) dan kemudian berpisah adalah orang yang buruk, tidak selalu, mungkin dia memang tidak tepat untuk kita dan kita bukan orang yang tepat untuk dia. Karena pada dasarnya semua orang memiliki kebaikan yang dibawanya sejak lahir.

Saya percaya, bahwa Tuhan sudah menentukan siapa yang tepat bagi siapa. Bukankah dua orang dipertemukan untuk saling melengkapi?

Selamat mencari untuk menemukan yang tepat🙂

 

‘Ne..

 

Single Post Navigation

13 thoughts on “Tersesat Untuk Menemukan Yang Tepat

  1. Kita tidak akan pernah menemukan pasangan yang 100% seperti yang kita mau … Sebab kita pun pasti tidak bisa matching 100% sesuai dgn apa yg pasangan kita mau …

    Dan cinta kasih bergerak diantara lekukan lekukan perbedaan tersebut

    Salam saya

    • Bener ya Om, bagaimanapun juga setiap orang pasti memiliki karakter sendiri dan akan menjadi tepat saat mampu saling menerima perbedaan2 itu,
      mampu menyatukan hingga terbentuk harmoni yang indah😀 Tepat bukan berarti harus sama.

  2. Ini hasil ngelamun ??? mantab banget🙂

  3. jangan mau bertanya supaya tidak tersesat dalam pencarian🙂

  4. ~Barangkali, kita harus merasakan tersesat lebih dulu untuk menemukan jalan yang tepat~ (‘Ne, 30 Juni 2013)

    Kalo belum pernah tersesat, jangan lantas berharap untuk tersesat agar dapat menemukan jalan yang tepat. Situasi seperti ini mengingatkan saya pada kisah Barsiso/Barsisa di masa nabi-nabi.

    Tidak ada jaminan setelah tersesat akan menemukan jalan yang tepat, justru yang mengerikan adalah setelah tersesat malah meninggal dunia. Sial banget kalo gitu, mati dalam keadaan belum menikmati sesuatu yang diyakini tepat.

    Setidaknya tetap berusalah agar tidak tersesat. Kalo ternyata tersesat dalam pilihan, itu bisa segera dijadikan pelajaran hidup, bisa jadi Allah sedang menguji kita (atas pilihan).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: