Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Dari Padepokan sampai Curug


Selamat Hari Senin dan selamat bertemu kembali dengan saya😀 *berasa kayak lagi siaran ya* gimana liburannya kemarin? asyik kan? asyik dong ya😀 kalau gitu sama. Saya juga menikmati Hari Minggu yang menyenangkan, meski sampai sekarang kaki masih pegal-pegal. Lho kok pegal Ne? emang habis ngapain? hehe ceritanya nih, Hari Minggu kemarin saya, partner dan teman-teman berbagai komunitas seni di Purwokerto hiking ke sebuah curug baru. Medannya tidak terlalu berat sebenarnya, masih lebih berat kalau ke Pancuran Pitu Baturaden.

Sebelum berangkat kami semua berkumpul dulu di Padepokan Satria, sebuah tempat sebagai wadah berbagai komunitas seni yang ada di Purwokerto. Tempatnya asyik, ada galeri lukisan, ada foto-foto yang di pajang dan ada panggung terbuka untuk pentas musik, musikalisasi puisi, atau juga pemutaran film. Setiap hari sudah ada jadwal acara, dari pentas musik Jazz, classic, regge dan yang lainnya. Untuk para fotografer biasanya mereka mengadakan pameran foto, dan pernah juga seorang penulis yang launching bukunya di sini. Ada kafenya juga jadi kita yang main ke sana bisa sekalian pesan kopi dan lain-lain.

image

Sembari menunggu teman-teman datang saya pose dulu dong di antara lukisan dan sebuah vespa tua😀 lain kali saya ceritakan lebih lengkap tentang Padepokan Satria ini. Nanti saya foto-foto yang lebih lengkap lagi.

Ok lanjut ceritanya, menejlang siang kami berangkat. Saya sendiri belum pernah mendengar curug ini sebelumnya, yang saya tahu itu Curug Gede di Kalipagu. Nama curug ini adalah Paradiso, entah siapa yang memberi nama dan darimana asal usulnya saya juga kurang info tentang curug ini. Tetapi masih di wilayah Baturaden turun sedikit. Sayang sekali dokumentasinya sangat minim, meski sebenarnya diantara rombongan ada dua fotografer tapi mereka nggak bawa kamera tele sama sekali *hiks* yang satu tangannya sedang di perban, dan yang satunya kamera sedang di sewa:mrgreen: ada sih yang bawa kamera poket tapi saya belum sempat mengcopy filenya hehe. Akhirnya saya pajang foto-foto alakadarnya dengan kamera hape *seperti biasa*

image

Untuk foto-foto yang lainnya kayaknya kurang layak dipublikasikan hehe. Namanya juga ciblonan yah hehe. Kelihatannya nggak ada orangnya ya padahal kemarin yang ikut lebih dari 15 orang lho😀 Banyak yang sibuk mandi-mandi dan terjun dari atas curug jadi pada nggak kepikiran foto-foto.

Di tengah acara mandi ternyata hujan turun, tapi nggak ngaruh juga sih, kita tetap asyik mandi aja. Rasanya nggak bisa dilukiskan deh senengnya hujan-hujanan dan main air😀 Kami semua seperti kembali ke masa kecil yang bermain tanpa beban pikiran. Namanya orang-orang seni, hidup mereka memang santai meski saya yakin setiap orang punya masalah tapi bukan berarti hidup berhenti di situ. Sembari bermain tak henti-hentinya kami bercanda, saya yang kebanyakan hanya ikut tertawa, maksimal hanya menimpali sesekali.

Semoga lain waktu saya bisa ikutan hiking bersama mereka lagi. Meski kaki dan paha pegal-pegal tapi seru dan mengasyikan, bermain dengan alam bebas itu menyenangkan dan merefresh pikiran yang lelah dengan rutinitas.

‘Ne
-yang mengagumi lukisan Tuhan, alam semesta-

Single Post Navigation

30 thoughts on “Dari Padepokan sampai Curug

  1. asikk banget mandi di curug rasanya gurihhh. Baturaden kyknya pernah denger dah nich nama mbak, tp lupa dimana ya adanya

  2. idaman banget deh Ne. wisata seni lanjut mandi air rame2. seru pasti ya..

  3. wah udah lama aku gak bermain sama alam bebas….seru kek nya yah Ne

  4. sedihnya maen ke curug adalah…sering harus megap-megap ketika sampai atas lagi.. haha… *umur ga pernah bohong..*

  5. huaa, seru.. jd inget pas jaman preklinik (S1) kerjanya ke air terjun mulu sampe bosen…

  6. Bner” mengasyikkan. .

  7. enak banget ya…
    jadi pengen nyemplungin kaki

  8. Bagus ya curugnya, tampatnya alami, tapi terawat

  9. Sama kak.. minggu kemarin juga aku maen ke curug sama murid2.. tp belum di posting nih

  10. ~> yang satu tangannya sedang di perban….
    aduh, berasa dicolek..🙂

  11. Bagus yah, suka deh sama vespa nya *lho
    Btw tempatnya cozy kynya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: