Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Kamar No.13


number 13

Gambar di ambil dari jurukunci.net

Saat pertama kali aku dibangun, aku berangan-angan akan menjadi sebuah kamar yang nyaman. Kamar yang akan menjadi tempat peristirahatan yang menyenangkan. Aku semakin bersemangat saat aku dihias sedemikian rupa. Wallpaper di pasangkan membalut seluruh dindingku. Kamar mandi dengan BathUp. Tempat tidur besar yang empuk dan nyaman. Sebuah kotak bernama Televisi di tanamkan di dinding tengahku. Sebuah lukisan pun di gantungkan di dinding bagian atas tempat tidur.Aku bayangkan sebuah pasangan yang berbulan madu akan singgah dan menempatiku, atau sebuah keluarga kecil dengan anak balita yang lucu dan menggemaskan. Ah, membayangkannya saja membuatku merasa bahagia, bahagia akan menjadi tempat yang menyenangkan dan berguna.

Tapi siapapun diciptakan di dunia ini tentu tak bisa meminta untuk menjadi apa dan seperti apa. Begitu juga aku, tidak pernah menyangka dan meminta untuk diberi nomor 13. Nomor yang oleh banyak orang ditakuti, nomor yang oleh banyak orang dihindari. Bahkan dari kasak kusuk antar OB yang kudengar saat membersihkanku, aku sudah terasa dingin dan tidak nyaman. Aku menjadi sebal dibuatnya, bisa jadi kan itu hanya pikiran mereka yang sudah terlanjur tersugesti bahwa angka 13 itu horor, angka sial. Kalau begitu kenapa sih hotel ini tidak mencontoh hotel tetangga yang menghilangkan angka 13 dan menggunakan angka 12A dan 12B saja. Hey kenapa aku tiba-tiba berubah menjadi seperti orang-orang itu dan ingin menghapus angka 13. Ah sudahlah. Lebih baik aku berharap tidak terjadi hal yang buruk pada orang-orang yang menempatiku nanti.

Seminggu berlalu sejak hotel ini dibuka untuk umum, lokasinya yang dekat dengan tempat wisata membuat hotel ini tidak kesulitan mendapatkan penyewa. Apalagi sekarang sedang musimnya liburan, dari berita pagi di televisi yang kudengar saat OB menyalakannya sembari membersihkanku, minggu ini adalah libur panjang. Libur hari raya dan libur anak sekolah, ditambah lagi libur tahun baru. Ini berita menyenangkan, pasti semua kamar akan penuh terisi, tak terkecuali aku. Itu harapanku.

Benar saja, seminggu sebelum tahun baru hampir semua kamar sudah terisi atau jika belum pun sudah dipesan. Hanya aku satu-satunya kamar yang belum ada pemesannya. Aku semakin khawatir tidak akan ada yang mau menyewaku. Aku hanya berharap dan terus berharap akan ada yang memilihku, meski karena terpaksa sekalipun.

Hingga hari ini, hari terakhir sebelum pergantian tahun baru ada sepasang muda mudi yang entah terpaksa atau tidak menyewaku. Sepertinya mereka akan menghabiskan malam tahun baru di sini. Aku sedikit kecewa karena yang menempatiku tidak sesuai yang kuharapkan sebelumnya, tapi masih beruntung ada juga yang menyewaku.

“Sayang, kamu bawa barangnya?” kudengar lelaki muda itu bertanya pada pasangannya. Aku mencoba menebak apa barang yang dimaksudkan itu.

“Tentu saja sayang, malam ini kita akan berpesta sampai pagi” Perempuan muda menjawab sembari merangkulkan kedua tangannya di pundak lelakinya itu.

Kemudian yang kudengar hanyalah deru nafas dan lenguhan tak beraturan dari kedua pasangan yang sedang dilanda badai birahi. Mereka juga menghisap serbuk putih yang tak kutahu namanya.

Keesokan harinya riuh ramai orang-orang berseragam mendatangiku, mereka memeriksa isiku dan mengevakuasi dua pasangan muda-mudi yang berpesta semalam dan sekarang hanya menjadi seonggok daging tak bernyawa. Dari pemeriksaan yang kudengar mereka mati karena over dosis amphetamine.

Pupus sudah harapanku untuk menjadi kamar yang nyaman dan menyenangkan bagi sebuah pasangan bulan madu, ataupun keluarga kecil dengan balita yang lucu. Bisa dipastikan semakin tidak ada yang memilihku, dan semakin kuat pula stigma tentang angka 13 yang selama ini sudah melekat di masyarakat. Benar-benar angka yang sial. Sial bagi pasangan muda-mudi itu, sial bagiku dan sial bagi angka 13 itu sendiri.

***

‘Ne..
-yang menyukai angka 8-

Single Post Navigation

73 thoughts on “Kamar No.13

  1. Wah, pengalaman angka 13 nih. seru juga ya, di tempatku juga gak ada yang mau pake no.rumah 13. Adanya 12A.

    kenapa harus begitu dipercaya ya?
    salam kenal mbak ‘Ne๐Ÿ™‚
    HP

  2. Eh, tapi kalau meja makan nomor 13 malah mujur lho. Aku sering dapat geratisan di meja 13.๐Ÿ˜†

    Nasib buruk menimpa pasangan jelek. . . ๐Ÿ˜› #salah sendiri bawa barang putih.๐Ÿ˜†

    Mba, koq sama? Aku juga suka dengan angka 8.๐Ÿ˜‰
    Berarti aku, Mba Ne dan Mba yuni penyuka angka 8.๐Ÿ˜†

  3. Aslkm..
    bagi sebagian orang, angka 13 mungkin angka sial.. hmm,
    tp tidak bagi saya. justru angka 13 adalah angka keberuntungan. wkwkwk…
    angka tempat saya sembunyi. wekz,,
    angka tempat saya curhat.. uhuiy-
    angka yg kemana pun saya pergi, dia slu ikut..

    13 adalah kawan baik saya,

  4. Ckck. .
    Angka 13 emang sngat di anggap sial yah!

  5. ah iya mbak, baru satu bulan kemarin juga direkomendasiin temen buat baca2 punya nya ayu utami, katanya buku2nya, sarat kritik keyakinan, yang kemarin nyari yang lalita itu juga nggak ada, tapi masih tetep penasaran sama yang bilanganfu mbak hehe

    iya saya sudah follow mbak, @bilanganfu..
    kalo gak salah katanya saman dan larung mau cetak ulang mbak, semoga saja disini kebagian๐Ÿ™‚

    • Iya dan aku membaca semua buku2nya untuk menambah pengetahuan aja. Baca buku juga tetap harus bijak menyikapinya hehe.

      Iya mendingan baca Bilangan Fu dulu aja..

      Saman dan Larung cover terbaru udah ada kok di Gramedia, aku nggak beli soalnya udah punya edisi pertamanya..

      Selamat mencari๐Ÿ™‚

  6. oh ya mbak saya juga lagi pensaran yang bilangan fu itu, kebetulan sekarang emang lagi nyari mbak, hehe di togamas daerah saya malah kosong, kayaknya nggak ada…

    • itu buku udah beberapa tahun yang lalu soalnya, untuk yg bilangan nol itu ada di novelnya Bilangan Fu *kalau deket aja tak pinjemin hehe*

      kalau serial Bilangan Fu juga ada, buku pertamanya Manjali dan Cakrabhirawa dan buku kedua yang baru terbit Lalita.

      kalau mau follow Ayu Utami aja ditwitter dan bisa ditanyakan langsung ke dia, pasti dibalas kok๐Ÿ˜€ siapa tahu masih ada stock hehe

  7. Bagaimana dengan tahun 2013 ?

  8. Kalau liat cerita diatas, langsung membayangkan sebuah kamar keluarga yang bersih, nyaman, tempat melepas lelah…
    *cerita bagus

  9. suka deh yang ini mbak๐Ÿ™‚

  10. 13 itu angka hoki looh padahal. Aku jg pernah baca, d negara mana yaaa? lupa tepatnya. Mereka enggan banget nyebut 2013,, mereka nyebutnya 2012A => untuk bulan januari di tahun 2013 #apedefh๐Ÿ˜€

  11. Saya pernah baca, bangku nomer pesawat angkat 13 tidak ada, jadi adri 12 langsung 14, karena orang2 menggagap 13 angka sial๐Ÿ˜€.

  12. ceritanya keren mbak …๐Ÿ˜€

  13. aku pilih angka 11 aja deh๐Ÿ™‚

  14. keren mbak nee, bagaimana dengan angka 0, kenapa tida ada kamar bernomor 0 , oya nol itu bukan bilangan๐Ÿ™‚

    • kalau boleh kasih referensi silahkan baca bukunya Ayu Utami yg judulnya Bilangan Fu, sedikit banyak di situ di ceritakan tentang angka/bilangan 0 hehe

  15. Aku suka banget 13…

  16. Bisa dibikin film dokumenter-nya, mbak jadi narasumber-nya sebagai saksi korban angka 13. hehehehe.๐Ÿ˜€

  17. beberapa kali pas masih sekolah absenku no. 13 lho mba, dan alhamdulillah selalu naik kelas dan lulus:mrgreen:
    etapi kata orang kalo kita percaya dg hal-hal yg blm tentu terjadi itu bakal terjadi.tapi kalau sebaliknya ya gak terjadi

  18. hmmm, jadi ingat dulu pernah kos di paviliun rumah nomor 13… seru๐Ÿ˜€

  19. Kasian angka 13 gara gara stigma yg diberikan manusia ya Ne.

  20. saya selalu menikmati blog ini berimajinasi. Kereeen.

  21. Neeeeee keren sekali idenya. Suka cerita ini๐Ÿ˜Š

  22. angka 13 bagus juga kok. Kalo digitnya dijumlahkan jadi 4, eh itu angka sial juga ya? hahaha. biarlah, saya suka angka 4. dan 7 ding..๐Ÿ˜€

  23. Nomor rumah tanteku 13.. baik2 aja kok.
    hehe
    aku suka angka 7

  24. Aku lahir tgl 13 lho hehehehe
    Btw kamu keren ih ih ih๐Ÿ˜€
    Btw lagi kok baru muncul neng :p

    • dan semoga angka 13 menjadi keberuntunganmu mbak.
      aku sendiri nggak percaya sih sama angka keramat, kalaupun suka ya suka aja biasa..

      hihi iya nih mbak Ye, agak lama lagi -sok- sibuuk:mrgreen: jadi ge-er nih ada yang kangen๐Ÿ˜ณ

  25. utie89 on said:

    kereeeeennn…

  26. Aku suka 9,…๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: