Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Menara Hijau


Namaku Menara Hijau, dan aku adalah sebuah kamar dengan ukuran 3×3 meter, nggak besar memang. Aku adalah kamar ke empat dari lima kamar yang ada di rumah ini. Pemilikku adalah seorang perempuan, namanya ‘Ne. Oya pasti kalian pada bertanya-tanya kenapa namaku Menara Hijau? ‘Ne memang perempuan yang rada aneh (teman-temannya juga ada yang bilang begitu), hampir semua barang miliknya di kasih nama lho. Nah asal mula namaku, pertama karena aku adalah kamar yang terletak di lantai dua rumahnya. Biasanya yang namanya menara itu selalu di puncak/di atas kan, karena yang paling tinggi aku dan di atasku hanya ada langit maka tercetuslah nama Menara, dan kedua karena aku memang di cat hijau menyegarkan mata, -entah sengaja atau tidak ini memang jadi terapi khusus buat matanya ‘Ne yang minus itu- maka jadilah namaku Menara Hijau.

‘Ne kalau lagi di rumah betah banget bersamaku, bisa lho kalo hari libur dan dia lagi nggak ada acara ke mana-mana dia hanya berada di dalamku seharian bareng sama dua kurcaci kecil ponakannya. Biasanya mereka asyik sekali, kadang nonton film animasi Rio yang entah sudah diputar berapa kali di laptopnya. Tapi sekarang kalau ‘Ne pulang, ponakan lebih seneng main angry bird bareng Si Pico Orange yang berlayar 7 inchi, mereka suka rebutan gitu. Kalau yang besar lagi main sama Si pico, biasanya ponakan yang kecil suka asyik sendiri ngacak-ngacak koleksi kasetnya ‘Ne di rak buku. Dikeluarin semua isinya terus dimasukin lagi, dan ‘Ne nggak marah kok. palingan dia cuman bilang sama si kecil kalau udah selesai diberesin seperti semula. Kalau udah bosen ngacak-ngacak kaset biasanya si kecil ambil komik atau majalah Bobo, bukan buat dibaca tapi cuman buat lihat gambarnya doang:mrgreen:

Oya, ‘Ne itu suka kumat-kumatan, kadang rajin banget beresin dan bersihin aku, kalo ada yang masuk kamarnya dan makan sesuatu bungkusnya harus dibuang di tempat sampah yang memang udah disediain. Nggak kebayang kan masa kamar perempuan sampah di mana-mana, jadi tempat sampah itu hukumnya wajib ada di kamar. Tapi kadang juga ‘Ne suka males dan seharian aku nggak disapu dan berapa hari nggak dipel, kalo lagi gini aku jadi sebel ma dia. Orang aja kan harus mandi sehari dua kali, nah aku juga donk pengen di sapu minimal sehari sekali. Apalagi ‘Ne yang memang kerja di luar kota hanya pulang seminggu atau dua minggu sekali, membuatku sedikit terabaikan. Aku selalu merasa nggak nyaman kalo banyak debu. Tapi untungnya ada Mamahnya yang selalu membuka jendelaku setiap hari, jadi aku tetap bisa bernafas dengan lega.

‘Ne dulu protektif sama aku, kalo dia mau pergi pasti aku di kunci dari luar dan nggak boleh ada orang yang sembarangan masuk. Buat dia kamar juga salah satu privacy, mungkin dia emang nggak mau membagi aku dengan yang lain kali ya hihihi. pernah suatu hari hujan deras dan ‘Ne lagi pergi tapi kunci dia bawa akhirnya air hujan masuk kebawa angin, aku jadi becek dan kedinginan. Sejak saat itu kunci selalu di tinggal dan dititipin sama mamahnya jadi kalo hari hujan ada yang nutupin jendelaku. Tapi sekarang aku tidak pernah lagi dikunci meski dia sedang tidak di rumah, soalnya kakaknya sering baca buku-buku yang ada di rak buku di dalamku.

Ponakannya juga betah tidur di dalamku karena jarang ada nyamuk, mungkin karena aku warnanya hijau jadi nyamuk agak kurang suka sama aku, soalnya nyamuk kan lebih suka tempat yang berwarna gelap seperti biru dongker misalnya tapi mungkin cuaca juga ngaruh kali yaa. Lagian kamar ini jendelanya mengahadap ke timur jadi matahari pagi bisa langsung masuk ke kamar, ‘Ne seneng banget lho kalo pagi berdiri deket jendela sembari menikmati matahari pagi dan juga burung-burung yang asyik berkicau. Katanya sih kalau di sekitar kita masih ada kupu-kupu dan burung yang mau bermain itu tandanya udara di sekitar kita masih segar dan nggak banyak polusi, aku tahu informasi ini dari ‘Ne saat dia bercerita pada salah satu temannya.

Sekarang aku nggak sabar nunggu hari libur tiba, soalnya ‘Ne pasti pulang ke rumah. Aku sering kangen sama dia dan kangen saat dia main-main di dalamku bareng ponakannya. Mudah-mudahan ‘Ne baca celotehanku ini jadi dia tahu kalau aku merindukan kehadirannya.

Eh udah dulu ya ceritanya, sebenernya masih banyak banget yang pengen aku ceritain tapi aku capek ah. Oya, bagaimana dengan kamar kalian apakah mereka juga punya nama sepertiku? kenalin dong:mrgreen:

salam dariku
Menara Hijau

***

Note : versi lain dari kisah Menara Hijau

‘Ne
-sekedar menyalurkan imajinasi meski kadang sedikit gila

Single Post Navigation

43 thoughts on “Menara Hijau

  1. mbak Ne, kemarin ada badge buat mbak Ne🙂 — http://setokdel.wordpress.com/relationship/

  2. Eh menara hijaunya difoto doong. Jadi bisa ngebayangin ada di dalamnya..🙂

  3. kalau disini nama gedung ya menara hijau🙂

  4. menara hijaunya ngangeni ya mbak Ne🙂

  5. Like!
    Membaca disini, serasa belajar membuat cerpen dengan ata ganti benda yang melimpah dan sudut pandah yang jauh berbeda dari sudut pandang yang biasa aku baca.
    Terimakasih…

  6. Wah,menarik. .
    Menara hijaunya kayak beneran hidup. .
    Tetap menulis yah,sya ska dgn tlisan kmu,hahaha.

  7. sama…warna kamarku juga ijo.. mbak ne…😀

  8. kiran tadi 5 menara, eh ternyata menara hijau. bisa jadi judul novel nih🙂

  9. sama mbak aku juga suka melihat puluhan aneka burung yang asyik berkicau dan mencari makan di teras dapur yg bisa kupandang dr kamar atas, bahkan pernah masuk tuh satu kupu kupu cantik ke dalam kamar krn banyak sekali kupu kupu di halaman rumah kalau musim panas tiba.

  10. aku punyaaa ne’, lepi bronnie (laptopku yang berwarna cokelat) yang udah nemenin aku pas liputan, trus bikin cerpen, bikin aneka ragam tulisan hehe..

  11. Wah, kapan saya punya menara biru-ungu saya sendiri? (rumahnya berlantai satu doang sih, hahaha)
    Kakak hebat banget menghidupan benda mati, saya benar-benar harus banyak belajar. Terima kasih atas tulisannya ya Kak ^^

    • ayo dibikin aja Dikta.. dan yah cuma ngebayangin jadi mereka2 yg ‘mati’ itu..
      tuuh kan merendah deh, tulisan Dikta juga oke-oke lho dan kelihatan kalau banyak baca juga hehe

  12. Sama2 hijau🙂
    jnynita.wordpress.com/2012/08/06/rearrange-my-bedroom/

  13. haaaaaaaaaaaaai menara hijau *salaman*😀

  14. wuih mantap sekali Ne…jadi kerjanya di luar kota yah?? kangen yah sama rumah??

  15. Lala masuk ke menara hijau tidak ?

  16. Menara Hijaunya adem keknya ya Ne.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: