Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Air Mata Retak


image

-gambar buku dari mbah Google-

Kukenang dan kupelihara

Kerinduan yang koyak-moyak ini

Hingga dunia menghilang dari pandangku

Takkan ada yang saling menghampiri

Engkau ataupun aku

Semuanya rapi sebagaimana yang dikehendaki

Buku ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Nawangsasi, yang berjuang untuk mandiri, menegakkan hak untuk bersuara dan menjadi diri sendiri. Meski dia harus membayar mahal untuk kebebasan yang ingin diraihnya itu. Bukan saja dia harus terusir dari rumahnya, dikucilkan oleh keluarga dan sekelilingnya, tapi dia juga harus kehilangan buah hatinya. Meskipun akhirnya dia berhasil meraih apa yang menjadi cita-citanya, dia menjadi pelukis terkenal dan juga penari yang hebat. Tapi semua itu harus diraihnya melewati jalan yang terjal dan lembah derita. Dari semua perjalanan hidupnya yang penuh derita, kehilangan buah hatinya adalah merupakan derita batin seumur hidup dan sekaligus episode terpahit dari perjalanan hidupnya.

Tertatih-tatih Nawangsasi bangkit dari kubangan luka sendirian, hingga akhirnya dia berhasil mendapatkan yang dia inginkan. Sampai akhirnya dia bertemu dengan seorang lelaki bernama Djati, lelaki yang juga memiliki masa lalu yang kelam. Tapi bukankah dua jiwa yang sama-sama terluka bertemu maka keduanya akan saling mengobati? begitu juga yang terjadi dengan mereka. Namun rasa kehilangan dan kerinduan yang dalam terhadap buah hatinya tetap tidak pernah bisa dia hilangkan. Semua kepahitan hidupnya dia tuangkan ke dalam karyanya, dan terciptalah salah satu lukisan yang menjadi masterpeace dengan judul “Air Mata Retak” sebuah lukisan yang bukan hanya misterius tapi juga puitis. Dalam lukisan itu tertulis sebait puisi bernada getir namun indah:

semua orang selalu mempunyai alasan untuk melukai yang lain

tak terkecuali engkau

silahkan lukai diriku

aku batu!

angin

air

aku tak lagi berkata

aku tidak lagi ada di mana kamu ada

musnah aku!

Novel ini memiliki diksi yang menawan, bagi penyuka novel sastra buku ini bisa manjadi salah satu pilihan.

Keterangan Buku :

Judu Buku : Air Mata Retak

Penulis : Marhaeni Eva

Penerbit : Grasindo

Terbit : Nopember 2009

Review ini diikutkan dalam 2012 End Of Year Book Contest

Annual Contest

‘Ne..

Single Post Navigation

43 thoughts on “Air Mata Retak

  1. Dear Ne’ dan penggemar Air Mata Retak,
    Terima kasih atas apresiasinya terhadap karya saya. Saya jarang sekali online dan cukup kaget ternyata masih banyak pembaca setia.
    Jika memang ada pembaca yang masih menginginkan Novel Air Mata Retak ini, saya masih memiliki beberapa stok. Silakan untuk add FB saya Marhaeni Eva untuk sekedar mengobrol atau memesan buku.

    Ayo menulis generasi muda Indonesia!!!

    Salam hangat,
    M.E

    • rindi nur amalya on said:

      Q sdh pernah baca buku ini kakak… N buku sukses buat q nanggis, buat q tegar… Buku ini indah…
      Bolehkah q memiliki buku indah ini kakak??? Soalx q dlu pinjem k temen..

  2. ga pernah baca buku sastra😀
    jadi tertarik baca buku ini🙂

  3. Hoaaa. sayah telat tahunya… Puisinya bagus Ne…🙂

  4. keren bukunya, makasih Ne

  5. wiiih..jadi mao beli nih… info nya bagus mba🙂 suwun

  6. semoga menang yah ^-^
    Jd pengen beli🙂

  7. good novel kayaknya..jadi penasaran nih… cari akhhh…😀

  8. duh pada ikutan kontes ini ya mbak, aku keteter nih kayanya kalau anak2 libur sekolah🙂 semoga menang ya

  9. Kudu nyari entar dh. .😀

  10. jadi pengen baca novelnya mbak

    puisi yg getir tapi indah itu mbak .. wow …

  11. lagi-lagi sastra yang lirih mbak…

  12. Aku pikir ini kumpulan cerpen.. hehe.
    Makasih uda ikutan 2012 End of Year Book Contest ya ^^

  13. Awalnya serius membaca, jidatpun berkerut. Begitu tertulis Nawangsari ketemu Djati,….. saya ucap alhamdulillah. Itu bukan Nawangsari tanteku. Hahaha…..

  14. Pasti sangat menarik,agak sdih bca sinopsisnya!

  15. recomended niih,mbak ne🙂.. ntar aku cari dagh..

  16. Boleh juga nih novelnya untuk selingan pengisi libur akhir tahun.
    Nanti saya cari ah…
    Salam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: