Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Lelaki Dan Perempuan Dalam Imaji


Kuedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Di kursi seberang  kulihat sepasang kekasih sedang bercengkerama sembari berpegangan tangan. Sepasang kekasih yang sedang jatuh cinta, indah. Bagaikan bunga yang sedang mekar tak mampu menyembunyikan kecantikannya. Dalam hati aku tersenyum, apakah aku iri? Sama sekali tidak. Aku hanya suka melihatnya.

Kualihkan pandangan ke pintu masuk saat ada seseorang membukanya, tak bisa kusembunyikan kecewa, ternyata masih juga bukan dia. Hampir habis cangkir kopi kedua, dan dia yang kutunggu tak kunjung tiba.

Kutengok Swiss Army di pergelangan tangan kiriku. Sudah satu jam lebih aku menunggu. Setiap detik waktu seolah berpacu seiring degup jantungku. Saat itulah. Kuangkat kepalaku dan kulihat dia membuka pintu, aku terpaku, kaku.

Seketika aku berpura-pura sibuk dengan laptopku yang sejak tadi kuabaikan. Dalam hati riuh riang bukan kepalang. Dia yang kutunggu akhirnya datang.

Kusiapkan diri. Kudengar ketukan sepatunya yang seperti bernada. Mulai kucium aroma yang harum lembut dan sangat khas dirinya. Semakin dekat langkahnya semakin kencang detak jantungku berirama.

Tibalah dia melewatiku, aroma wangi tubuhnya semakin terasa, ayunan langkah kaki bak peragawati. Kulirik dia, kali ini dia mengenakan blus transparan berwarna putih tulang. Jins ketat dengan sepatu berhak lancip setinggi tujuh senti. Apa yang tidak berubah adalah tempat duduk yang dia pilih, selalu kursi di sudut dekat jendela. Aku sudah hapal di luar kepala. Tentang kebiasaannya, wangi parfumnya, sepatu merah berhak lancip dengan tinggi tujuh sentinya.

Biar kutebak, dia akan memesan black coffee sebelum membuka laptopnya. Menyalakan sebatang rokok yang terselip di antara dua jari lentik dan lalu mulai mengetik. Aku -selalu- terkesima.

Alangkah dahsyat pesonanya, menjeratku sejak kali pertama. Tiba-tiba dia menoleh ke arahku, untuk pertama kali sejak aku menjadi seperti majnun yang tergila pada laila. Dia tersenyum padaku.

Tuhan, akulah yang telah terjerat candu mahadaya, cinta. Akulah yang terjatuh dan tak ingin bangkit dari keindahan yang sekaligus menyakitkan dari cinta. Satu-satunya kejatuhan yang diharapkan dan dinikmati banyak orang, jatuh cinta, dan aku salah satunya.

Tiba-tiba pintu kembali terbuka, seketika kutolehkan kepala. Kuberikan senyum setulus hati pada dia yang sedang melangkah menghampiriku. Dia, yang selama ini mengisi hari-hariku. Mencintaiku dengan penuh kesabaran, dan juga sangat aku cintai.

Dia meminta maaf karena membuatku menunggu. Ah, bagaimana bisa aku marah padanya. Tentu aku tahu dia bukanlah tipe orang akan dengan sengaja membuatku marah ataupun kecewa. Aku begitu menyayanginya.

Sungguh aku sangat mencintai dia yang ada di hadapanku ini, perempuan manis nan sederhana.

Kutolehkan kepala kembali pada kursi di sudut dekat jendela, kosong. Tapi aku tetap bahagia, pada cinta yang nyata adanya.
***

setiap lelaki mungkin saja memiliki sosok perempuan dalam imajinasinya? entahlah🙂

‘Ne..

-minggoe,13.20, empat Nopember doeariboedoebelas-

Single Post Navigation

18 thoughts on “Lelaki Dan Perempuan Dalam Imaji

  1. Wah kalau ada kata imaji saya jadi teringat akan lacan😀

  2. semacam… mengerikan
    iya ya mb, saya pernah baca sebuah novel yg mengatakan bahwa setiap laki-laki menyimpan sosok perempuan yg tak pernah dilupakannya (meski dia sudah punya pasangan)
    hmm….

  3. Kayaknya iya, tapi antara kenyataan dan imajinasi bisa beda jauh. Suamiku misalnya, dia suka banget sama Aishwarya Rai, tapi dapet istrinya mirip Laudya Cinthia Bella gini :p *nggakngaca
    Yang penting siapa yang ada di hatinya, ya toh😉

    • nah betul itu mbak, jadi tidak selalu berarti mereka berkhianat.

      kebetulan saja tokoh ceritanya laki-laki, tapi perempuan pun tidak menutup kemungkinan seperti itu..

      toh imaji, bayangan hanya sekadar saja, yang penting adalah yg nyata bersama kita🙂

  4. Kisah seseorang sdh memiliki pasangan tapi memiliki imaji, apakah ini banyak terjadi? Yg saya tahu, sdh memiliki pasangan tapi menyimpan sosok orang lain di hati Mbak

    • entah juga mbak apakah banyak yg terjadi atau tidak.. hanya para lelaki yg tahu..

      yah, bisa jadi diam-diam mengagumi sosok lain, meski bukan berarti tidak sayang lagi dengan pasangannya sendiri..🙂

      sekali lagi hanya mereka yang tahu..

  5. jadi sebenernya dari awal wanita itu nyata atau khayalan saja mbak?

    • perempuan pertama itu khayalannya mbak, yang sebenarnya lelaki itu lagi nunggu kekasihnya (perempuan yg masuk kedua itulah kekasihnya yang nyata)

      rumit ya cerita saya? kirain biasa banget hehe.. *harus belajar banyak nih😀

  6. saya agak bingung kenapa seorang laki-laki “dua jarinya lentik” , apakah lelaki ini sedikit melambai A.K.A ngondek, hehehe

    • hehe dia yang duduk di sudut jendela itu bukan laki2 tapi perempuan yang sebenarnya hanya ada dalm imajinya saja..
      disangka laki2 soalnya dia ngerokok ya hehe

  7. wah kalau saya bukan sekedar imajinasi lagi tapi udah nyata hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: