Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Cintaku Tak Sesederhana Hitam dan Putih


Kirana, jika mencintaimu adalah sebuah kesalahan, maka aku tidak ingin menjadi benar. Aku jatuh cinta sejak pertama kali melihatmu, seperti Romeo yang jatuh cinta saat pertama bertemu Juliet. Bedanya kau tidak mungkin termiliki olehku. Aku tahu bahwa seluruh dunia pun akan menentangku untuk mencintaimu. Meski begitu aku tidak akan pernah menyalahkan si cupid kecil yang sudah memanahkan cintanya. Aku juga tidak akan menyalahkanmu yang terlahir ke dunia dan membuatku jatuh padamu dan tidak mampu berpaling pada yang lain.

Tidak ada perempuan yang bisa membuatku jatuh cinta kecuali kamu. Maka sejak saat pertemuan pertama kita, aku bertekad dalam hati untuk bisa dekat denganmu, bagaimanapun caranya. Meski aku juga tidak pernah berniat untuk memilikimu, aku hanya mencintaimu, itu saja. Hingga akhirnya Tuhan mendengar permohonanku, kita pun menjadi sahabat. Bukan sebuah kebetulan bahwa kita kuliah di jurusan yang sama. Bagiku menjadi sahabatmu lebih menguntungkan, aku bisa menyembunyikan rasa cintaku padamu dan tidak ada seorang pun yang tahu tak terkecuali kamu. Aku melakukan segala yang kamu minta dariku, tidak ada yang berat bagiku melakukannya untukmu, asalkan aku bisa melihatmu tersenyum. Sungguh mencintaimu adalah candu bagiku. Sayangnya kamu lebih mencintai candu yang sebenarnya.

Berkali-kali aku berusaha membantumu untuk keluar dari lingkaran hitam yang semakin menguasaimu, yang perlahan tapi pasti merampas segala yang indah dalam hidupmu. Kamu mulai menjadi pemadat kelas berat. Kerap kali kau tidak kuliah, bahkan Laptop dan ponselmu pun kamu jual demi mendapatkan barang itu. Sangat menyakitkan bagiku saat harus menyaksikanmu sakaw, selalu aku dihadapkan pada dilema antara membebaskanmu dari rasa sakit sesaat atau membebaskanmu selamanya. Akhirnya aku membawamu ke rumah sakit, hingga membuat orang tuamu tahu yang sebenarnya. Tentu saja mereka marah padaku, yang sebagai sahabat terdekatmu tidak pernah memberitahukannya pada mereka. Akhirnya mereka pun memasukkanmu ke pusat rehabilitasi.

Tiga bulan kamu menjalani rehabilitasi dan di sana pula kamu bertemu dengan seseorang yang mampu mengembangkan kembali senyummu. Setiap kali aku mengunjungimu, selalu nama lelaki itu yang kamu sebutkan. Aku cemburu, aku sakit tapi aku rela merasakan itu demi sedikit rasa bahagia melihat ada harapan hidupmu akan kembali cerah seperti dulu. Meski yang membuatmu tersenyum bukan aku. Apa hakku untuk melarangmu jatuh cinta dengan lelaki manapun, aku hanyalah sahabatmu. Sahabat yang akan melakukan apapun demi kamu tapi tidak pernah punya hak untuk memilikimu. Sudah kusadari sejak awal cinta yang aku rasakan hanya akan menjadi rahasiaku sendiri. Jadi aku putuskan untuk merestui. Akhirnya kamu keluar dari pusat rehabilitasi dan berhasil membuat semua orang mengira kau sudah benar-benar terbebas.

Tapi kenyataan memang tidak selalu sejalan dengan apa yang diimpikan. Seperti halnya sebuah kenyataan bahwa ternyata kamu tidak pernah terlepas dari candu yang justru semakin jauh menjeratmu. Seminggu setelah keluar dari pusat rehabilitasi, kamu membuat semua orang yang mencintaimu terguncang hebat. Kamu memutuskan untuk pergi selamanya, meninggalkan orang-orang yang mengasihimu, meninggalkanku yang merana karena mencintaimu. Kamu mengakhiri hidupmu dengan alasan yang hanya kamu sendiri yang tahu.

-2 tahun kemudian-

“Laras, apa kamu sudah menemukan nama perempuan untuk anak kita?”

“Sudah mas..”

“Oh ya? Siapa?”

“Akan kunamai dia Kirana..”

“Aku setuju sayang, nama yang cantik seperti Kirana sahabatmu dulu. Aku tahu kamu begitu menyayanginya. Sayang nasibnya begitu tragis”

Aku mengusap perutku dan tersenyum pada lelaki di sampingku, suamiku. Ayah dari anak yang sedang kukandung, yang cintanya takkan mampu aku balas seutuhnya. Karena cintaku sudah kuberikan pada satu nama, Kirana.

***

note: Cerita ini terinspirasi dari lagu Cinta Terlarang – The Virgin. Sekaligus merupakan cerita terakhir dari rangkaian #30HariLagukuBercerita. Terima kasih sudah membaca cerita-cerita saya dan selamat menikmati semoga berkenan di hati🙂

‘Ne

Single Post Navigation

30 thoughts on “Cintaku Tak Sesederhana Hitam dan Putih

  1. Emang cinta terlarang the virgin begitu ya ceritanya, soalnya aku kurang ngeh :D…
    tp bagus mbak ceritanya, cinta sederhana yang luar biasa

  2. cinta
    yang jauh jadi dekat
    yang dekat jadi jauh.

  3. Ikbal Rizki on said:

    Waww, pintar benar kau menulis. Faktanya, cerita cinta seperti di atas itu memang benar adanya pada jaman sekarang ini ya. hihihi , salam😀

  4. maaf mbak baru bisa BW lagi nih. cinta terlarangnya the virgn memang cerita tetang apa ya lagunya hehehe kuperrrr nih

  5. yaa cerita terakhir😦

  6. ooo… lesbi ya…

  7. Ending yang sempat membuat dahi terangkat… Oohh… ternyata ini kisah yang terlarang dalam arti sebenarnya yaa…
    Keren mbak….

    Oh ya… mau promo dikit aah… hehehe… Ikutan yuk dalam LOVELY LITTLE GARDEN’S FIRST GIVE AWAY
    http://niken-bundalahfy.blogspot.com/2012/09/lovely-little-garden-first-give-away.html
    Makasih yaa…

  8. kirain dari kirana lagunya dewa 19 hehe

  9. Inspiratif… sukaa…🙂

  10. Sangat susah untukmengungkapkannya,,,, bingung koemninnya… Salam kenal

  11. Hmm…😐 binggung :rool: mau komen apa🙄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: