Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Ketika Aku Tak Becus Menjaga Raga


0h wahai Kau yang berkuasa atas segala jiwa jiwa
ampunilah aku yang tak mampu menjaga raga
yang telah Kau jadikanku dari tulang rusuk dan memberinya atma
seharusnya aku bersujud syukur dalam suka cita
telah Kau adakan aku ke dunia
melepasku dalam kehidupan yang meski fana
agar aku mengisi dan memberinya makna

sekarang beginilah keadaan..

maka izinkan aku lanjutkan perjalanan
belum saatnya aku mengakhiri pengembaraan ini bukan?

dan lalu atas kehendakMu..

malaikat berjubah putih Kau utuskan
memberiku butiran warna warni untuk kutelan
selayaknya gadis kecil mengunyah permen ichiban
meski bosan, tapi lalu tak kurasakan

demi Kau yang memberi kehidupan
demi hidup yang harus dilanjutkan
dan demi mimpi yang nyaris terwujudkan

‘Ne..

note: catatan lama saya yang di edit kembali.. sekedar mengingatkan diri sendiri bahwa menjaga raga yang dianugerahkan oleh Tuhan adalah salah satu bentuk rasa syukur padaNya..

 

 

 

Single Post Navigation

22 thoughts on “Ketika Aku Tak Becus Menjaga Raga

  1. lebih menjaga kesehatan daripada mengobati.. hehehe

  2. senang sekali saya membacanya
    berdesiran sangat terasa
    di dalam dada

  3. mechtadeera on said:

    Ne…selamat Idul Fitri ya… maaf lahir batin…

  4. permen ichiban tu yang jempolan khan?

  5. mba Ne, turut berkunjung sejenak setelah lama meninggalkan dunia maya, kini saya kembali hadir

  6. aku juga harus bisa menjaga raga nih mbak🙂

  7. mbak Ne. saya lama gak dolan sini kok disuguhi permen ichiban sih, haruse kopi dong ah..

    oh ya belum ucapin met Ramadhan saya yak..

  8. Kukuh Nova Putra on said:

    Wanita harus pandai menjaga raganya😆

  9. kata-katanya tertata rapi mbak….
    bagus pemilihan katanya…

  10. ahh ‘ne, tersentil membaca tulisan ini.. bagaimana diri sering kali selalu merasa kurang atas raga yang sudah diberi secara sempurna.. terimakasih yaa.. selamat puasa sayang🙂

    • sama-sama sayang, selamat berpuasa juga semoga kuat lancar dan selalu sehat..🙂
      baru ngerasa nikmatnya sehat paas udah sakit hehe

  11. Ne, sedang sakitkah? Kok puisinya begini? Kalau iya, moga cepat sembuh. Kalau enggak, moga selalu sehat🙂

  12. Ada pengingat, hati yang gembira adalah obat
    Kiranya RahmatNya wujud pemulihan raga menaungi Ne

  13. menjaga raga dengan cara bersyukur ya mbak

  14. mbak ne keren, ituh ada permen ichiban, masih ada gag yaa?? yang coklat dalemnya ada rasa2nya kan itu mbak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: