Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Potret Kartini Masa Kini : Ibu Asongan


Asongan di Pantai Widara Payung

Foto ini diambil pada Bulan Nopember tahun 2011, saat saya sedang refreshing ke Pantai Widara Payung, Cilacap. Seorang ibu penjual asongan yang saya tidak tahu namanya, sedang berhenti berjalan untuk beristirahat sejenak dari lelahnya berkeliling sepanjang pantai untuk menjajakan barang dagangannya. Ibu asongan itu salah satu contoh dari banyaknya perempuan yang dipaksa keadaan, dituntut kebutuhan dan terpaksa bekerja keras demi dapur tetap ngebul, demi roda perekonomian keluarganya tetap berjalan. Panas dan terik matahari tak dihiraukannya, beratnya beban barang yang dibawanya tidak seberapa dibandingkan beratnya beban kehidupannya jika tidak bekerja. Berjalan di pasir tanpa beban saja sudah cukup repot apalagi dengan berkeliling membawa barang dagangan, tapi semangatnya tidak juga surut, selalu sabar dan setia mendatangi pengunjung di pantai dengan menggenggam harapan dalam hati, pulang dengan tangan kosong dari barang dan dompet penuh uang. Itu saja. Demi apa? demi keluarganya.

Tulisan iniย  diikutsertakan pada Kontes Blogger Kartinian yang diselenggarakan oleh Blog Ceritayuni disponsori oleh Blogdetik dan Blogcamp Group.

โ€˜Ne..

Single Post Navigation

12 thoughts on “Potret Kartini Masa Kini : Ibu Asongan

  1. salut sama ibu di foto itu๐Ÿ™‚

  2. bwibisono on said:

    seorang anak manusia Indonesia bernama Ibu sebagai Asongan menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap pengabdian, kecintaannya kepada keluarga dan kegigihannya yang luar biasa, saya rasa Kartini tak pernah menyangka jika negerinya yang hijau ini hidup seorang Ibu sebagai Asongan

  3. ibu-ibu itu gambaran wanita kuat yang lebih baik bekerja daripada berharap rasa iba orang lain demi keluarganya, itulah wanita sejati๐Ÿ˜€

  4. Gerobagnya kok pakai gerobag pengangkut ya Mbak. pastinya makin berat karena tumpuan bebannya ngumpul ke tangan ibu itu. Atau dia juga sambil kerja lain?

  5. bukankah begitu seharusnya manusia,
    dan kita pun harus belajar dari sekeliling ya mba ,terutama laki2 sebelum dia meninggal agar harus punya aset yang kuat agar bisa di gunakan isteri dan anak2nya bila dia meninggal nanti

  6. Makasih Mbak ne atas partisipasinya.. maaf saya telat berkunjung, ditunggu ya pengumumannya..๐Ÿ™‚

  7. buzzz buzzz buzzz
    lam kenal

    Smoga menjadi motivasi kpd wanita lebih giat berkarya tuk menjadi lebih baik

    Salam Madu juga Sengat

  8. Ah sepertinya dia lebih beik menjadi dirinya sendiri ketimbang dibanding-bangkan dengan kartini….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: