Selaksa Kata

Curahan kata yang berpendar di dalam kepala

Selamat Ulang Tahun, Kamu


Besok adalah hari ulang tahunku, tapi tidak ada tanda-tanda Bian akan memberiku kado atau kejutan berarti. Biasanya jauh-jauh hari dia sudah sibuk menanyakan hadiah apa yang aku inginkan, tapi kali ini Bian cuek saja. Sebenarnya bukan hadiah atau semacamnya yang aku inginkan, aku hanya tidak ingin Bian melupakannya, meski hanya sekedar ucapan sederhana. Siapa sih perempuan di dunia ini yang tidak ingin mendapatkan perhatian dari kekasihnya? Begitu juga aku.

Sudah pukul 12.00 lewat, banyak sms masuk ke ponselku untuk mengucapkan selamat, juga telepon dari sahabat dekat. Aku bahagia di hari ulang tahunku ini penuh dengan limpahan doa-doa, tapi tidak bisa di pungkiri dalam hati aku sedih sekali karena tidak ada ucapan atau pun sms dari Bian. Jadi benar Bian lupa hari ulang tahunku.

***

Come closer.. Come closer to me now.. Can’t wait any longer Come closer to me now..

Tiba-tiba lagunya Rico Blanco dalam sebuah iklan pasta gigi, mengalun di ponselku, seketika aku terbangun dari tidurku, pukul 03.00 dini hari. Aku langsung tahu siapa yang menelponku. Masih dengan sisa-sisa kesal semalam aku pun mengangkat telponnya.

“Halo Rima sayang, bangun dan wudhu dulu sana, setengah jam lagi aku telepon lagi ya” hanya itu dan Bian sudah menutup teleponnya sebelum aku memarahinya. Bian memang selalu membangunkanku setiap pukul tiga dini hari dan lalu kita bersujud bersama. Seketika rasa kesalku hilang, aku malu yang terlalu memikirkan diri sendiri, yang selalu ingin diperhatikan. Padahal yang terpenting dari ulang tahun bukanlah perayaan dan kado-kado semata. Doa yang tulus bukan hanya sekedar ucapan, perhatian bukan sekedar hadiah tapi meski hanya dengan mengingatkanku untuk beribadah itu juga merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang.

***

Come closer.. Come closer to me now Can’t wait any longer Come closer to me now..

Setengah jam kemudian ponselku kembali berdering. Kali ini aku mengangkatnya dengan hati yang ringan dan bahagia, aku tidak akan marah meski dia lupa ulang tahunku, karena aku tahu dan merasakan ketulusannya.

“Halo, dengan Rima cantik di sini”

“Iya selalu cantik, apalagi kalau hatinya bersih haha.. Oya Selamat ulang tahun ya sayang, aku gak lupa kok tapi semalam memang ketiduran” ternyata Bian tidak lupa dengan ulang tahunku, meski terlambat tapi aku tetap senang. Aku semakin malu.

“Makasih ya sayang, aku kira kamu lupa, maaf ya aku sempat kesal sama kamu”

“Aku yang minta maaf harusnya, ya udah sekarang coba buka Laptopmu”

“Laptopku? untuk apa?” Meski heran tapi aku pun tetap menuruti kata-katanya. Aku mengambil laptop di meja dan menyalakannya.

“Sudah? sekarang kamu buka C dan klik Users lalu klik Rima, nah selanjutnya kamu buka folder Video kamu klik lagi dan di situ ada file dalam bentuk RAR kamu klik dua kali, lalu akan muncul tampilan dalam bentuk kolom kemudian kamu pilih ekstrak dan ok saja. Sekarang kamu kembali lagi ke folder Video tadi nah kamu sudah lihat file yang tadi di ekstrak? bukalah” sepanjang Bian menjelaskan aku hanya mengiyakan dan menuruti perintahnya.

“Iya ada video dengan judul Selamat ulang Tahun, Kamu” kataku padanya, apa ini untukku? hatiku masih bertanya-tanya apa isi video tersebut.

“Iya untukmu, bukalah” Bian seperti mendengar pertanyaan dalam hatiku.

Aku pun membukanya, dan Video itu diawali dengan ucapan “Selamat Ulang Tahun, Rima Perempuanku. Dengan segenap cinta dan sayang, Bian” setelah itu di video tersebut terlihat keluargaku satu persatu mengucapkan selamat ulang tahun untukku, juga sahabat-sahabatku yang sudah lama tidak bertemu. Aku tidak menyangka Bian melakukan ini untukku, sengaja membuat video ini dan mendatangi satu persatu orang-orang tersebut. Memasukan video ini diam-diam ke laptopku. Aku pun tak kuasa menahan haru, apalagi di akhir video tersebut, Bian sengaja memainkan gitar dan menyanyi lagu khusus yang dia ciptakan untukku. Aku tergugu. benar-benar tidak tahu harus berkata apa selain terima kasih berkali-kali.

“Rima, aku hanya ingin menjadi orang yang bisa mewujudkan mimpi-mimpimu, kebahagiaanmu dan yang harus kamu lakukan adalah percaya padaku bahwa aku sanggup melakukannya” ucapnya lirih di seberang telepon, dan aku semakin sesenggukan masih tidak mampu berkata-kata. Tapi aku yakin Bian tahu, sangat tahu apa yang aku rasakan.

***

‘Ne..

di tulis sembari mendengarkan lagu dari Rico Blanco- Come Closer yang merupakan jingle iklan Close Up😀

Single Post Navigation

36 thoughts on “Selamat Ulang Tahun, Kamu

  1. meskipun saya ngucapin nya telat, tp mudah2n doa saya ga telat .. mga panjang umur sehat selalu ,,dan ada dalam lindungan NYA.

  2. so sweet sekalii. . .😉

    haduuh2. . . saya sudah pernah mengalaminya waktu SMA, tapi masih sweet yang ini iniiii .😆

    http://idahceris.wordpress.com/

  3. Ceritanya menyentuh banget…berharap someday there’s someone give something special like as that to me.
    so sweet n______n

  4. hiks hiks..
    nangis terharu..

  5. Aaaa romantis kaliiii😀

  6. hihihi,, selamat ulang tahun ya kamu:mrgreen:

  7. lebih nyampe semangkok bakso tahu…hihihi😀

  8. hmm, kalo kadonya video gitu, lebih bagus kalo diupload ke youtube
    kalo langsung ditaroh di drive laptopnya, kesannya gimana gitu, kyk hacker :p

    • hihi boleh juga usulnya.. tapi asyik juga kok di taruh di folder laptop.. lebih personal..
      trus mesti buka dan ekstrak dulu, menikmati sensasi penasarannya😀

  9. wow…romantis ya….mantaps

  10. hayaaah. jadi ikutan merasakan perasaan Rima saat itu…hmmmm

  11. Hanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun😀

  12. Hmmm…aku nggak seperti Bian, jadi hanya bisa ngucapin selamat ulang tahun saja dan sudahi sesugukannya😀

  13. whuaaaaa….
    romantis sekaliiiiii….

    beruntunglah si Rima inih…eh…based on the true story kah Ne ????

    setiap ulang tahun…kado buatku dari abah selalu sama…setumpuk novel…hihihi…
    gak romantis sih…tapi lebih praktis kayaknya yah…hihihi…*sindrom pasangan udah nikah 9 tahun…hihihi….*

    • Aiiihh si Abah, mau donk saya dikasih novelnya juga😀
      hadiah yang praktis tapi dinanti kan? hayoo? hasrat membaca selalu terpenuhi😀

  14. Nggak bohong, bacanya ikutan terharu. :’D

  15. romantis banget Ne.. mendadak pengen, kapan yaaa dapat hadiah kayak gitu juga.. ini berdasarkan kisah nyata atau termasuk dalam salah satu khayalan kamu Ne??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: