Kepada Sang Maha Cinta
Dear Tuhan Sang Maha Cinta..
Tuhan, aku tidak pandai berkata-kata indah nan mempesona. Aku hanya ingin berterima kasih untuk salah satu dari begitu banyak nikmat yang Engkau berikan untukku..
Terima kasih, telah menghadirkan dia untuk mengajariku bersikap dewasa dan bijaksana
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku jangan pernah takut bermimpi
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku memberi kritikan tanpa harus mencaci
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku tetap bersyukur bukan hanya dalam suka tapi juga dalam duka
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku jangan terlalu keras kepala
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku bahwa setiap orang memiliki pendapat yang berbeda, tidak selalu aku yang benar
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku menjaga kesehatan, agar makan tepat waktu dan dia yang selalu membangkitkan semangat saat sakitku.
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku bagaimana memaafkan dan mengikhlaskan
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku tetap tersenyum meski hati sedang berduka
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bersujud padamu tepat waktu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk menjadi ‘alarm’ku setiap dini hari untuk bersujud padamu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bersujud padamu sebelum berangkat menjemput rezekimu
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk hati-hati dalam berkata, karena ucapan bisa menjadi doa
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku tidak perlu menanggapi dan ikutan bergunjing saat mereka melakukannya
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengingatkanku bahwa terkadang diam lebih bijaksana daripada mengungkapkan sesuatu yang akan menyakiti orang lain
Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku belajar dari tukang pakir, bahwa semua yang ada padaku hanyalah titipanMu semata dan ketika Engkau ingin mengambilnya maka tak perlu kutangisi dan mengikhlaskannya.
Tuhan, Terima kasih telah menghadirkan dia untuk mengajariku banyak hal, banyak sekali yang tak bisa tertulis di sini, meski mungkin dia sendiri tidak sadar telah memberiku banyak pelajaran hidup..
Terima kasih telah menghadirkan dia dalam hidupku tepat waktu..
‘Ne..
note: postingan Hari ke 1 #30HariMenulisSuratCinta
ehm… ini sih pasti ada sumber inspirasinya ya. hehehehe.
hihi ya iya dong mas
kemarin sempet punya ide tulis love letter gini…wah ternyata mbak ne udah nulis duluan deh
Eh suka kata-kata ‘Terima kasih telah menghadirkan dia dalam hidupku tepat waktu’
a.k.a Kenalin dunk
Eits tetep kudu ditulis lho, ditunggu
Makasih ya, boleeeh kalau ketemu pasti dikenalinlah hehe
iyaa
Baru buka linimasa di twitter ternyata ada 30hari nulis surat cinta ya… meh ikut dehh
Iya sya ikuutan.. hari ini hari ke-3 jadi bisa mulai sekarang gpp.. kalau untuk setiap selasa ada tema khusus.. buka aja blognya
sampun mbak.. Selamat menulis dan berbagi cinta
okesiip
sama-sama ya..
semoga Tuhan memberikan lebih banyak lagi nikmat kepada kita yang mampu bersyukur
Semoga ya mbak.. Aamiin
Dalam setiap hal kita tetap harus menyertakan Tuhan sehingga hasilnya insya Allah juga baik bagi diri kita.
Iya.. aamiin.. makasih mas..
kak… pertama kali baca kesan aku gini : “looh kak Ne udah menikah?”
anywaay, kakak aku kasih award niih. cek http://rurikakaka.wordpress.com/2013/01/15/the-versatile-blogger-award/ for further infermation
Hihi semoga menjadi doa dek..aamiin
Makasih banget yaa, award kedua darimu nih..
terimakasih buat blog ini, yang menginspirasi
Terima kasih juga Pak, banyak belajar tentang anak2 di blognya
surat yg manis untuk Sang Maha Cinta^^
Hehehe makasih The
Indah mbak…
Makasih ya Erit, ayo bikin juga
Jarang lho sekarang yang bisa nulis surat cinta
ah masih banyak kok
Ehmmm, dia siapa nich
ya dari yang nulis mbak
Suratnya…. “Aaaaaa…… Dessss”
*gaya shoimah*
nggak bisa ngebayangin mbak hehe
nggak tahu gaya soimah *maklum nggak pernah nonton
gak punya tipi ya…
wkwkwkwk…
Hihihi iya mbak, nggak punya. Sengaja nggak beli
Kalau di rumah ortu sih ada, tapi juga nggak nonton..
etciyeeeh mbak ne
eheehhe kenapa mbak?
W cuma pngn bilang WOOOW
#tanpa jungkar jungkir pastinya
terus aku mesti jawab apa?
ikuti hatimu
Hehe ya deh
Wow
wew
Tuhan maha pemberi ya
Tuhan memang Maha segalanya mbak
Kembali Kasih Mba.
Wekz…
haha lho sejak kapan Aa Acep jadi Tuhan
“dia” ni siapa mba?
hmm.. seperti nya special bngt di hatinya mba.
hehe iya my partner
hm..surat cinta yg indah.. eh, 30 hari ya? asyik… pantengin terus deh…
makasih mbak, iya 30 hari belum tahu nih konsisten apa nggak
harus konsisten atuh.
di tunggu surat2 berikut nya.
sy juga mau buat surat lg buat Angin.
Hehe iya nih A, hari kedua sengaja nggak posting suratnya..
Soalnya buat selebtwit bingung buat siapa hehe
Uhuyyyy, pasti dia pengen bilang terima kasih udah nulis semanis ini😊
wuee… yang lagi declare punya “partner”
*aku patah hati* :p
hahaha udah lama kalii
*daripada dicemburuin :p
*aku tetep galau*
Surat pertama diawali dg puji syukur atas kehadiran dia. So sweet …
iya terima kasih Pak Iwan
aishhh….surat cintanyaaaa, kalo aku jadi cowoknya udah meleleh bangett mbak Ne
hehehe apalagi kalau jadi yang disuratin sama cowoknya ya
waaaa,… semoga nanti saya dapat surat cinta yg mengungkapkan begitu dalam perasaanya kpda saya, tapi tdk melibihi rasa cinta kepada Rabb-Nya. ammiinnn
Aamiin